Pekik Peringatan Untuk Kaum Yahudi

Imam al-jarh wat ta’dil abad ini, Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali–hafizhahullah–, dari kota suci Makkah Al-Mukarramah mengumumkantantangannya kepada kaum Yahudi yang sombong dan semena-mena itu.Beliau sampaikan tantangan tersebut dalam sebuah makalah yangditayangkan dalam situs www.rabee.net, dengan judul Shaihatu Nadziryang artinya: ‘Pekik (peringatan) dari seorang pemberi peringatan’.Beliau awali tantangan tersebut dengan sapaan:

“Kepada umat yang dimurkai Allah……..
        Kepada umat yang rendah lagi hina, yang Allah timpakan kepada merekakerendahan dan kehinaan, karena kekafiran dan pembunuhan merekaterhadap para Nabi…..…”

        Kemudian beliau mengatakan: “Inilah di antara karekter bejat kalianyang mendatangkan kenistaan, kehinaan dan kemurkaan dari AllahSubhanahu wa Ta’ala. Kalian tidak pernah mulia sampai hari ini danbahkan hingga hari kiamat, kecuali bila kalian mau berpegang dengantali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Kalian adalahorang-orang yang tidak mempunyai iman dan aqidah, kalian adalahorang-orang yang tidak mempunyai kejantanan dan keberanian. Sejakdahulu kalian berperang dari balik layar, sementara perseteruan diantara kalian pun amat dahsyat. Sungguh sifat-sifat kalian yang burukamat banyak sekali, di antaranya; khianat, tidak menepati janji, jurufitnah (provokator), pengompor api peperangan, dan berjalan denganmenebar kerusakan di muka bumi. Setiap kali kalian mengobarkan apipeperangan, maka Allah berkuasa untuk memadamkannya. Sungguh sejarahkalian amat hitam, semua umat manusia mengetahuinya.

        Kepada mereka, aku dan setiap muslim yang jujur menyampaikan: “Jangankalian sombong, jangan kalian semena-mena, dan jangan kalian tertipuoleh apa yang kalian raih dari kemenangan yang palsu sementara ini!Karena demi Allah, kalian tidak pernah menang terhadap pasukan Nabibesar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan terhadap aqidahtauhid Laa Ilaha Illallah yang dibawa oleh beliau Shallallahu ‘alaihiwa sallam. Kalian pun tidak akan pernah menang melawan pasukan Islamyang dipimpin oleh panglima Khalid bin Al-Walid, Abu ‘Ubaidah binAl-Jarrah, Sa’d bin Abi Waqqash, ‘Amr bin Al-’Ash, dan An-Nu’man binMuqrin yang telah terbentuk di atas aqidah dan manhaj Nabi besarMuhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, membina pasukannya di atasaqidah dan manhaj beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memimpinmereka semata-mata untuk meninggikan kalimat Allah Subhanahu wa Ta’aladi muka bumi. Pasukan Islam yang tidak tertandingi oleh pasukan Kisra(raja Persia) dan Kaisar (raja Romawi) yang jauh lebih kuat dan lebihhandal daripada kalian. Sungguh, kalian tidak akan menang terhadappasukan Islam yang seperti ini keadaannya, aqidahnya, manhajnya dantujuannya.

        Hari ini kalian boleh merasa menang, karena memang yang kalian hadapiadalah pasukan khaluf (pengganti yang jelek). (Sebagaimana dalam firmanAllah Subhanahu wa Ta’ala, pen.): ا

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yangmenyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka merekakelak akan menemui kesesatan.” (Maryam: 59)

        Kalian hanya bisa menang ketika melawan pasukan yang mayoritasnya tidakberaqidah dengan aqidah Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya, tidak bermanhaj dengan manhaj Nabi MuhammadShallallahu ‘alaihi wa sallam dan pasukannya, serta tujuan berjihadnyatidak seperti tujuan jihad mereka.”

www.rebee.net atau www.islamspirit.com

~ oleh ncrypt652 di/pada Agustus 4, 2007.

Tinggalkan Balasan